• 21 Apr, 2026

Musyawarah Daerah XII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Barat Tahun 2025 di Padang, Kamis, 20 Februari 2025, telah sukses dihelat. Tampuk kepemimpinan dipercayakan kepada Viona, Srikandi yang pertama kali memimpin DPD REI Sumatera Barat (Sumbar). 

Viona menyampaikan komitmennya untuk memajukan sektor properti di Sumatera Barat. Dengan membawa semangat baru serta visi dan misi yang baru, dia bertekad untuk memacu sektor properti di Sumatera Barat sehingga dapat berkontribusi terhadap Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto. 

“Saya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat dan di level nasional,” tutur Viona, seusai dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sumatera periode 2025-2028, Jumat dinihari, 21 Februari 2025.  

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sumatera Barat, Virdiana berharap kegiatan tersebut akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan sektor perumahan di daerah. 

“Diharapkan dengan kontribusi positif terhadap sektor perumahan di daerah, juga dapat mendukung Program 3 Juta Rumah yang sudah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” beber Virdiana, saat membuka Musda XII REI Sumatera Barat Tahun 2025. 

Program 3 Juta Rumah merupakan bagian dari pengejawantahan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kesejahteraan masyarakat melalui akses terhadap hunian yang layak. Sektor perumahan dan permukiman telah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

musda-sumbar2a.jpg

Data menyebutkan bahwa sepanjang periode 2018 hingga 2022, kontribusi sektor properti tercatat sebesar Rp2.349 triliun hingga Rp2.865 triliun per tahun. Dengan begitu, sektor properti mampu menyumbang 14,63% hingga 16,3% terhadap PDB nasional. Sektor properti mampu menggerakkan 185 sektor industri ikutan lainnya sekaligus menyumbang pendapatan pajak sebesar Rp185 triliun per tahun. 

Kontribusi Properti

Dalam sambutannya saat Musda XII REI Sumatera Barat, Ketua Umum REI Joko Suranto memaparkan bahwa sektor properti berkontribusi sebesar 35% hingga 55% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sektor ini juga mampu menyerap tenaga kerja hingga 17 juta dan diyakini dapat menekan stunting serta angka kemiskinan hingga 8%. 

“Informasi tentang kontribusi sektor properti terhadap PAD sebesar 55% itu kami dapatkan dari Wali Kota Serang. Padahal, selama ini yang kita ketahui bahwa properti bukan menjadi primadona sektor usaha di daerah tersebut,” ungkap Joko Suranto.

“Berdasarkan riset Universitas Indonesia, sektor properti dan konstruksi setiap tahun menyumbangkan minimal 0,5% bagi pertumbuhan ekonomi, karena setiap tahun pertumbuhan investasi di sektor properti selalu di atas Rp 112 triliun,” imbuhnya. 

Joko Suranto juga mengutip data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bahwa investasi sektor properti pada tahun 2023 sebesar Rp 115 triliun. Angkanya naik signifikan di tahun 2024 sebesar Rp 122 triliun. 

“Properti merupakan sektor yang sangat strategis kalau kita mau menumbuhkan ekonomi, mendorong serapan tenaga kerja dan mengembangkan industri terkait lainnya,” tambahnya.

Lebih jauh dikatakan, musda merupakan agenda rutin yang tujuannya untuk meregenerasi, me- review kembali program-program serta mencari kembali pe­mimpin yang lebih cocok. 

“Dalam musda harus dipikirkan diskusi-diskusi yang substansial. Selain memilih pemimpin baru, yang tidak kalah penting adalah program yang bisa dilaksanakan sehingga bisa menopang kepentingan anggota, masyarakat dan pertumbuhan eko­nomi,” tegas Joko.

Sementara itu, Ketua DPD REI Sumatera Barat masa bakti 2021-2024, Satria Eka Putra, mengatakan bahwa Musda XII REI Sumatera Barat Tahun 2025 mengangkat tema “REI Sumbar Bersama Pemerintah untuk Mewujudkan Program 3 Juta Rumah dengan Konsep Propertinomic”.  

Satria menjelaskan, terdapat tantangan sekaligus peluang dalam upaya pemenuhan kebutuhan primer di sektor papan di masa mendatang. 

 “Tantangan sekaligus peluang itu adalah bagaimana upaya mewujudkan Program 3 Juta Rumah yang menjadi bagian dari Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tukas Satria. 

Dalam proses voting  yang diikuti 130 perusahaan anggota REI Sumatera Barat, Viona memimpin dengan perolehan 72 suara. Atas raihan suara tersebut, Viona ditetapkan sebagai Ketua DPD REI Sumatera Barat untuk masa bakti 2025-2028. (Oki Baren)

 

Oki Baren