• 21 Apr, 2026

Selain pengembangan perumahan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mulai ramai dilirik pebisnis properti subsektor komersial seperti rumah toko (ruko), pusat perbelanjaan dan perhotelan. Kemudahan layanan perizinan menjadi nilai tambah bagi kawasan ini dalam menjaring minat investasi di subsektor industri properti komersial itu. 

“Kuncinya adalah mudah, cepat, tepat dan tanggap, tentunya harus sesuai peraturan yang berlaku,” kata Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu pada Musyawarah Daerah (Musda) XIV Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), di Kota Semarang, Rabu, 18 September 2024. 

Atas pencapaiannya sebagai pemerintah daerah terbaik yang memberikan kemudahan layanan perizinan di bidang perumahan, Pemerintah Kota Semarang dianugerahi penghargaan dari Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Jawa Tengah (Jateng). Penganugerahan tersebut diterima secara langsung oleh Ita, sapaan karib Wali Kota Semarang, pada saat Pembukaan Musda XIV REI Tahun 2024. 

“REI merupakan organisasi yang besar, dan pastinya penghargaan terkait layanan perizinan ini sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurut Ita, pihaknya selalu menekankan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang untuk mempermudah dan mempercepat perizinan.

”Saya selalu menginstruksikan, perizinan harus mudah dan cepat. Namun tetap harus mengikuti ketentuan persyaratan dan kelengkapan dokumen administrasinya,” ucapnya. 

Semarang adalah kota perdagangan dan jasa, kota besar atau metropolitan sehingga ada beragam kebutuhan masyarakat yang mesti dipenuhi. “Semarang merupakan kota perdagangan dan jasa. Sebagai kota metropolitan, pasti akan menjadi magnet investasi untuk masuk,” kata Ita. 

musda-jateng2.jpg

Musyawarah Daerah XIV REI JatengTahun 2024 hanya diikuti satu orang kandidat ketua yakni Harmawan Mardiyanto. Majelis Pimpinan Musda XIV REI Jateng akhirnya menetapkan secara aklamasi Wawan, sapaan karibnya, sebagai Ketua DPD REI Jateng masa bakti 2024-2027. 

Direktur PT Ayodya Puri Nugraha itu berkomitmen untuk bekerjasama dan bersinergi mewujudkan REI Jateng lebih maju.Wawan menegaskan semua program yang disiapkan bakal sejalan dengan program yang telah ditetapkan oleh DPP REI.

“Kami juga siap mendukung program pemerintahan terpilih untuk membangun 3 juta rumah. Hal ini seiring angka kekurangan kebutuhan ( backlog ) dan ketersediaan rumah di Jateng masih tinggi,” ucap Wawan. 

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Joko Suranto, menuturkan musda merupakan agenda penting sebagai bagian dari pelaksanaan regenerasi kepengurusan organisasi. 

“Proses regenerasi dalam kepengurusan REI merupakan agenda penting. Setiap periode memerlukan kapasitas dan pendekatan yang berbeda untuk menghadapi tantangan yang ada,” tutur Joko Suranto.

Ketua Umum REI itu menambahkan, Wawan memiliki jam terbang lebih dari 20 tahun di bidang properti. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan organisasi REI Jateng ke depan. 

“Setiap masa akan ada permasalahan yang berbeda, dan kita perlu menyesuaikan diri agar organisasi dapat berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anggotanya dan masyarakat,”  ujarnya .

Satu Juta Pohon REI

Pada kegiatan Musda XIV REI Jateng Tahun 2024 juga diadakan penanaman pohon fukugi ( Garcinia subelliptica ) yang berlokasi di Perumahan Graha Padma, Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang. Program Sejuta Pohon merupakan kegiatan yang digagas DPP REI periode 2024-2027. 

“Program ini bagian dari upaya pemantapan eksistensi pengembang anggota REI dalam upaya ikut serta menjaga pelestarian alam. Pohon yang ditanam serta dirawat dengan baik akan bermanfaat untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim yang semakin parah,” ucap Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Vegetasi dan Lanskap, Djoko Santoso, saat seremoni penanaman pohon, Selasa, 17 September 2024.

Perumahan Graha Padma ditunjuk sebagai titik penanaman pohon. Sebab perumahan ini dibangun dengan memperhatikan keseimbangan kepentingan pembangunan dengan kelestarian alam. 

“Kami tidak akan mengubah titik lokasi pohon yang ditanam dalam Program Sejuta Pohon REI. Lokasi itu memang bagian dari area ruang terbuka hijau (RTH) sehingga pohon yang ditanam hari ini akan dipastikan perawatannya,” ucap Nurwindhia Buntario, Manajer Marketing PT Graha Padma Internusa, pengembang Graha Padma.

Dikatakan, Graha Padma memiliki divisi nursery yang khusus bertugas melakukan pembibitan, penanaman pohon, pemupukan hingga perawatan semua pohon di area permukiman. Beragam jenis pohon peneduh yang ditanam, seperti trembesi, tabebuia, berbagai ragam palem, serta jenis perdu-perduan.

18.jpg

DPD REI Jawa Tengah juga berencana untuk menanam sebanyak 2.000 pohon mangrove yang berlokasi di Pantai Tirang, utara Kota Semarang. Untuk merealisasikan agenda tersebut, REI Jawa Tengah akan menggandeng Kelompok Kerja Mangrove Kota Semarang (KKMKS), sebuah forum kerjasama para pegiat mangrove yang ada di kota tersebut. 

“Kami akan mengajak Group Djarum melalui Djarum Foundation berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon. Yayasan di bawah bendera Group Djarum itu punya Program Bakti Lingkungan. Salah satu programnya adalah penanaman di pesisir pantai,” imbuh Wawan.(Oki Baren)