Colliers Indonesia mengungkapkan tarif sewa perkantoran tetap bersaing sehingga mendorong para pemilik gedung untuk menawarkan paket menarik bagi penyewa, terutama untuk gedung-gedung baru. Meski begitu, tarif sewa perkantoran di Jakarta diperkirakan berpotensi tumbuh tipis antara tahun 2024 hingga 2026.
Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menyebutkan fleksibilitas pemilik properti erperan penting dalam menyerap ruang, terutama di gedung kantor yang baru beroperasi. Saat ini, para penyewa sedang aktif mencari peluang untuk relokasi ke gedung kantor berkualitas tinggi yang menawarkan paket sewa khusus.
Dikatakan, dalam skenario pasar perkantoran, penyewa tetap memegang posisi tawar yang lebih kuat karena masih ada sejumlah besar ruang yang belum terserap hingga akhir tahun 2023.
“Calon penyewa dapat melibatkan konsultan properti atau pihak ketiga untuk mengamankan kesepakatan transaksi yang lebih menguntungkan,” ungkapnya.
Pemilik properti diharapkan terus menerapkan strategi menarik guna mempertahankan dan menarik penyewa. Hal itu karena di tengah banyaknya ruang yang tersedia, terlihat bahwa penyewa lebih mengutamakan kualitas dibandingkan luas lantai.