Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) merasa optimistis sektor properti 2025 akan lebih baik dibandingkan tahun ini, salah satunya karena pemerintahan baru dan adanya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
“Tantangan pasti ada, kementerian baru juga pasti harus bisa menyesuaikan diri dengan banyak kebijakan. Namun yang pasti kami di daerah, apalagi di Kalsel karena 90% membangun MBR optimis karena dengan kementerian baru harusnya ada keberpihakan,” tegas Ketua DPD REI Kalsel, Ahyat Sarbini yang dihubungi, baru-baru ini.
Keyakinan itu ditambah lagi dengan adanya rencana penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak-pajak di sektor properti. Menurutnya, penghapusan pajak-pajak itu akan sangat membantu menurunkan komponen-komponen biaya produksi.
“Jika biaya produksi turun, tentu kami juga akan memberikan keringanan atau peningkatan kualitas rumah kepada konsumen, dan jika begini seharusnya properti akan lebih baik,” ungkapnya.
Menurut Ahyat, dengan beragam optimisme tersebut, DPD REI Kalsel menargetkan realisasi 10.000 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa diserap pasar pada 2025. Terlebih karena banyak ready stock dari tahun 2024, sehingga REI Kalsel kuota FLPP dapat lebih diperbanyak.
Dia juga berharap daya beli masyarakat di Kalsel bisa meningkat di 2025, sehingga serapan hunian komersial bisa meningkat dan masyarakat tidak hanya menyerap properti subsidi namun juga hunian komersial seperti daerah-daerah lain di Indonesia.
Adakan Pameran
Ditambah lagi, di Kalsel hampir tidak ada tantangan yang berarti, sehingga seharusnya 2025 menjadi tahun penuh optimisme bagi properti di Kalsel. Karena itu, pada tahun depan DPD REI Kalsel akan kembali mengadakan property expo .
“Kami akan adakan REI Kalsel Expo 2025 dan akan menggandeng semua bank,” jelasnya.
Ditambahkan Ahyat, REI Kalsel Expo 2025 akan semakin menggairahkan bisnis perumahan dan memberi kesempatan bagi masyarakat memilih hunian. Pasalnya saat pameran, banyak promo diberikan pengembang mulai dari kemudahan memilih lokasi perumahan yang ditawarkan dan beragam hadiah menarik serta doorprize.
Pada pameran perumahan 2024 lalu, REI Kalsel menyediakan 54 stan dari 46 pengembang, 8 perbankan termasuk Bank Kalsel sebagai sponsor utama, kemudian 6 distributor bahan bangunan serta BP Tapera.
Pameran perumahan ini menggandeng beberapa sponsor dari perbankan, yaitu Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank Mandiri, dan Bank BSI. (Teti Purwanti)