Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyambut hangat dan beramah tamah dengan para peserta Hari Ulang Tahun (HUT) Realestat Indonesia (REI) yang ke-53 di Benua Etam, julukan Kalimantan Timur (Kaltim).
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud mengucapkan selamat datang kepada sekitar 1.000 anggota REI beserta keluarga yang menggelar puncak perayaan HUT REI ke-53 di Segitiga Emas Kalimantan Timur yakni Samarinda, Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari 14-16 Mei 2025.
“Teman-teman REI dari seluruh Indonesia selamat datang di Kalimantan Timur, kami sangat senang atas kehadiran teman-teman semua. Terimakasih atas kebersamaan ini, dan mohon dimaafkan jika ada kekurangan dalam penyambutan," ungkapnya saat sesi ramah tamah di Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (15/5).

Gubernur yang akrab dipanggil Harum itu menambahkan, IKN adalah etalase Indonesia. Jika tidak ada aral melintang, paling lambat tahun 2028 semua aktivitas pemerintahan negara akan pindah ke IKN. Saat ini, progres pembangunan difokuskan pada gedung legislatif dan yudikatif, sementara seluruh gedung eksekutif seperti kementerian konstruksinya sudah selesai.
Akses menuju IKN juga semakin cepat. Saat ini dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju IKN maksimal hanya 50 menit. Bahkan di awal tahun 2026 paling lambat bisa sekitar 30 menit.
"Yakinlah, IKN sudah didukung infrastruktur yang memadai," jelas Rudy Ma'ruf.
Dijelaskan, IKN akan didukung oleh tiga bandara sekaligus yakni Sepinggan Balikpapan, APT Pranoto dan VVIP IKN. Nantinya, IKN juga dapat diakses melalui Kalimantan Tengah lewat Murung Raya dan dari Kalimantan Utara lewat Malinau.
"Ini potensi yang luar biasa, karena IKN akan terkoneksi ke seluruh provinsi di Kalimantan dan negara tetangga seperti Brunei Darussalam dan Malaysia," papar Gubernur Kaltim yang menjanjikan kemudahan perizinan bagi semua investor yang masuk ke daerah tersebut.

Dia menegaskan, pembangunan properti dan perumahan di wilayahnya terbuka lebar bagi investor. Kaltim telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk kemudahan perizinan dan insentif bagi pengembang.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji yang juga hadir menyambut peserta HUT REI ke-53 mengajak investor termasuk anggota REI untuk berinvestasi di provinsi tersebut. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Provinsi Kaltim diminta untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah.
"Kami sempat dipanggil Presiden Prabowo bersama beberapa daerah lain dan ditugaskan mendukung program 3 juta rumah. Dengan jumlah penduduk 4 juta jiwa, backlog kami sangat besar," kata Seno Aji.
Ditegaskan, pihaknya siap mempercepat pemenuhan pembangunan rumah di Kaltim. Namun diakuinya, APBD Kaltim sangat terbatas, sehingga Pemprov Kaltim mengajak para pengembang di daerah itu termasuk dari luar Kaltim untuk berinvestasi membangun hunian di daerah tersebut.
Selain program 3 juta rumah, Kaltim saat ini memiliki segitima emas baru yakni Samarinda, Balikpapan dan IKN. Ketiga kawasan itu akan terkoneksi dengan transportasi publik yang modern. Pemprov Kaltim sedang menjajaki kerjasama dengan China Railway yang telah datang berkunjung ke Kaltim dan menyatakan minat berinvestasi dengan membangun jaringan transportasi yang menghubungkan segitiga emas tersebut.
"Ini konsep pengembang kami ke depan di segitiga emas. Potensi investasi terbuka lebar, silahkan bapak ibu berusaha disini. Kalau tanah di Kaltim masih mudah dan harganya masih berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per meter persegi," ajaknya.
Hal lain, kata Seno, Kaltim menawarkan stabilitas politik dan ekonomi yang baik. Juga toleransi masyarakatnya yang tinggi, sebagai modal jaminan bagi investasi para pengusaha.
Antusiasme Pengembang
Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menyampaikan terimakasih atas sambutan dan keramahtamahan jajaran Forkopimda Kaltim yang mendukung penuh suksesnya HUT REI ke-53. Dia berharap, kehadiran 1.000 orang dari berbagai daerah membawa dampak ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur.
"Kami tadi mendengar dan antusias sekali dengan pengembangan segitiga emas baru Samarinda-Balikpapan-IKN. Banyak peluang terbuka, karena anggota REI ada di semua segmen dari developer rumah subsidi dan rumah komersial, hingga properti komersial seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, kawasan industri dan pengembangan kota-kota baru ( township )," sebut CEO Buana Kassiti Group tersebut.

Ketua DPD REI Kalimantan Timur, Bagus Susetyo menyambut positif komitmen dari Pemprov Kaltim terkait investasi di sektor properti dan perumahan. Dengan dukungan komitmen, regulasi dan infrastruktur yang telah disiapkan, dia yakin program 3 juta rumah dapat berjalan optimal di Kalimantan Timur.
“Kita berharap teman-teman pengembang dari seluruh Indonesia ini tertarik berinvestasi di Benua Etam, karena potensi pasar di sini cukup besar terutama kebutuhan hunian yang masih tinggi sekali,” kata Bagus yang juga Wakil Walikota Balikpapan itu.
Menurutnya, pengembang yang datang ke Kaltim untuk merayakan HUT REI ke-53 berasal dari berbagai segmen dan tidak hanya pengembang perumahan, tetapi juga developer pusat perbelanjaan, perkantoran, perhotelan, rumah sakit, kawasan industry dan pergudangan, serta properti penunjang pariwisata.
Bagus berkeyakinan akan ada investasi yang akan masuk ke Kaltim pasca HUT REI. Apalagi, saat ini sudah banyak pengembang besar yang masuk berinvestasi di daerah tersebut seperti di Balikpapan, Samarinda dan IKN. (Rinaldi)