• 21 Apr, 2026

Keep the Wonders adalah tema yang kembali di usung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI di event bursa pariwisata terbesar di dunia World Travel Market (WTM) London yang di gelar di ExCeL, London, Inggris dari tanggal 5-7 November 2024 yang lalu.

Pada event berskala internasional tersebut, Kemenpar memfasilitasi tak kurang dari 46 pelaku usaha jasa pariwisata nasional, mulai dari jasa akomodasi, biro perjalanan dan tour operator yang turut serta berpartisipasi meramaikan booth Wonderful Indonesia yang secara resmi dibuka Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya, Desra Percaya, yang didampingi Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II Kemenpar, Cecep Rukendi.   

Turut pula hadir Rita N Roosly, Founder & Managing Director Indonesia Tourism and Property Institute (ITPI) yang membawa branding Lagoonbay, sebuah resort di Pulau Lombok, NTB. Selain itu, Rita yang juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP REI bidang Pariwisata juga memboyong tim kesenian Nusantara untuk menampilkan berbagai lagu daerah mewakili beberapa provinsi di Indonesia. 

“Dengan iringan lagu-lagu daerah, tadi kami mengajak undangan dan pengunjung booth Wonderful Indonesia untuk menikmati tarian Indonesia. Harapan kami, melalui penampilan tim kesenian ini promosi pariwisata Indonesia bisa lebih efektif, “ jelas Rita yang juga membagikan goody bag berisi souvenir dan makanan khas Indonesia termasuk rendang yang langsung dicicipi oleh para tetamu di booth Indonesia.

Duta Besar Desra Percaya, bahkan mengundang Rita dan tim keseniannya untuk  tampil pada acara gala dinner di sebuah restoran mewah di London Bridge. Selain peserta Expo Wonderful Indonesia, duta besar juga mengundang tamu-tamu asing dan melihat presentasi beliau tentang alam Indonesia yang layak dikunjungi sebagai destinasi wisatawan mancanegara.

“Tentu sebuah kebanggaan bagi kami dapat tampil di gala dinner bertema “Wonderful Indonesia Night” yang ditujukan mencari sebanyak-banyaknya calon investor potensial untuk sektor pariwisata Indonesia. Yang lebih surprise lagi, ternyata Pak Dubes sangat piawai bermain saxophone untuk mengiringi penyanyi kami. Itu sungguh berkesan bagi tamu-tamu di sana,” ungkap Rita.

Terlebih, Inggris merupakan salah satu pasar terbesar bagi pariwisata Indonesia. Tercatat kunjungan wisatawan Inggris di tahun 2024 mencapai lebih dari 267.000 pengunjung. Diperkirakan,pada tahun-tahun berikutnya kunjungan wisatawan asal Inggris akan meningkat 20%-30% dari tahun sebelumnya.

Pariwisata Berkelanjutan

Selaku praktisi pariwisata, Rita Roosly terus mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan ( sustainable tourism ) di Indonesia yang dapat menjadi sebuah aspirasi positif yang bisa dilanjutkan oleh generasi-generasi berikutnya.Hanya saja perlu pula dicermati berbagai dampak dari program pariwisata berkelanjutan ini, baik dampak positif maupun dampak negatifnya.

“Dari dampak positif, sustainable tourism akan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak lagi dengan meningkatnya kunjungan wisata tentu akan meningkatkan perekonomian kita, serta banyak dampak positif lainnya,” ujarnya. 

Sementara dampak negatif yang perlu diantisipasi dan diwaspadai, misalnya potensi terjadinya kerusakan lingkungan dan alamnya, kepadatan arus wisatawan yang datang, pengaruh budaya luar yang mungkin kurang cocok untuk diterapkan di Indonesia dan lain-lain. 

Rita bersama rombongan asal Indonesia mengakhiri misi promosi Wonderful Indonesia dengan melakukan roadshow ke beberapa kota di Inggris dari London, York, Manchester, Liverpool, Cotswold, Windsor dan Stonehenge. (Rinaldi)

 

 

Muhammad Rinaldi