• 21 Apr, 2026

Tingginya permintaan hunian tapak ( landed house ) yang nyaman dan strategis di dekat Jakarta mendorong Perumda Pembangunan Sarana Jaya untuk menghadirkan hunian premium berkonsep modern-resort dengan desain yang kompak di selatan Jakarta, tepatnya di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. 

Groundbreaking perumahan yang diberinama Warna Fine Living itu digelar di lokasi lahan, Kamis (31/10)  yang dihadiri Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono, jajaran DPRD DKI Jakarta, perangkat Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan mitra kerja perusahaan.

Warna Fine Living berlokasi strategis di Jalan Ir H. Juanda, Cempaka Putih, Ciputat, dengan akses mudah menuju pusat bisnis dan berbagai fasilitas umum. Tidak hanya strategis dari sisi lokasi, perumahan mewah seluas 1 hektar itu didukung akses transportasi terintegrasi, termasuk jalur Transjakarta dan stasiun MRT Lebak Bulus yang berjarak hanya 3 kilometer, serta akses menuju pintu gerbang tol yang cukup dekat.

“Lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah Jakarta. Mempertimbangkan lokasi yang strategis di Jalan Utama Lintas Provinsi, dekat halte busway Transjakarta, serta akses yang dekat dengan stasiun MRT, maka lokasi Warna Fine Living ini bisa dibilang sangat prime,” ujar Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra kepada wartawan.

Dijelaskan, Sarana Jaya telah mengkaji dan melakukan studi dimana saja aset-aset yang dapat dioptimalkan untuk mendorong pendapatan perusahaan, salah satunya lahan yang ada di Ciputat. Dengan dasar itu, atas persetujuan Pemprov DKI Jakarta maka dikembangkan hunian tapak komersil ekslusif  dengan konsep modern-resort untuk segmen menengah ke atas di lahan tersebut.

Proyek hunian ini akan dikembangkan dalam beberapa fase. Di fase pertama mencakup pembangunan 53 unit rumah tapak dan 10 unit SOHO ( Small Office Home Office ) di atas lahan 8.655 meter persegi. Ada dua tipe yang dipasarkan yakni Tipe Amethyst dengan ukuran 7x12 meter persegi dan Tipe Irish berukuran 6x11 meter persegi. Seluruh tipe merupakan rumah tiga lantai dan setiap unit dilengkapi dengan fasilitas rooftop di lantai teratas.

Harga jualnya sangat bersaing, karena di masa penawaran awal ( early bird ) hanya dibanderol dari Rp2,9 miliaran hingga Rp3,7 miliaran.

Setelah groundbreaking , Warna Fine Living ditargetkan akan melakukan open house pada awal 2025. Sejalan dengan itu, kegiatan pemasaran dan penjualan hunian juga sudah dimulai. Sarana Jaya menjanjikan unit rumah contoh ( show unit ) Warna Fine Living sudah dapat dilihat langsung oleh para calon konsumen dalam enam bulan ke depan.

Optimalkan Aset

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Joko Agus Setyono menyambut baik langkah bisnis yang dilakukan Sarana Jaya dan berharap target pembangunan proyek perumahan ini bisa tepat waktu. Menurutnya, BUMD termasuk Sarana Jaya dapat menjalankan dua fungsi utamanya yakni fungsi pelayanan dan fungsi bisnis. Fungsi bisnis diantaranya melakukan upaya-upaya untuk meraih keuntungan bagi perusahaan, termasuk mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki.

“Kami mengapresiasi langkah Sarana Jaya dalam menghadirkan Warna Fine Living. Proyek ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi di wilayah Tangerang Selatan dan DKI Jakarta,” ucapnya. (Rinaldi)

 

Muhammad Rinaldi