• 21 Apr, 2026

AKSI ROCK ESTAT INDONESIA DI WELCOME DINNER MUSDA REI JATENG

AKSI ROCK ESTAT INDONESIA DI WELCOME DINNER MUSDA REI JATENG

Acara Welcome Dinner Musyawarah Daerah XIV REI Jawa Tengah Tahun 2024, di Borsumy Heritage, Kota Lama Semarang, Selasa, 17 September 2024, lebih semarak dengan penampilan Rock Estat Indonesia. Didukung tempat acara bernuansa kota lama, penampilan grup band tersebut seolah mengajak penonton untuk mengenang era kejayaan lagu beraliran rock klasik. 

Gebukan ritmisstik drum oleh Hank Theo mengawali lagu Kehidupan (Godbless) yang dinyanyikan oleh Drajad Adi Prayitno. Efek suara tuts keyboard  yang dimainkan Andi Kurniawan, ditingkahi cabikan senar gitar Johan Nurzam Haba dan petikan basis Setiyo Raharjo, ikut melarutkan suara Drajad dalam lagu pertama yang ditampilkan grup band bentukan REI Jateng tersebut.

Tidak pernah terbersit di benak Drajad dan personel Rock Estat Indonesia lainnya untuk bisa tampil di depan audiens pengembang anggota REI. Grup band dengan total personel tujuh orang tersebut hanya bermodal kesamaan hobi. 

“Setiap kegiatan REI tidak pernah lepas dari aktivitas bernuansa hiburan. Berbekal dari hobi yang sama, kita ingin menghibur teman-teman REI Jateng. Silaturahmi akan terus kami jalankan melalui kegiatan main band,” kata Drajad. 

Genre rock dipilih karena dianggap sejalan dengan aliran musik yang sedang ngehits saat para personelnya masih aktif bermusik di masa lampau.

Selain Drajad Adi Prayitno, grup musik rock ini juga memiliki vokalis jebolan akademi musik, Afan Mustafa. Rudy Susanto ikut melengkapi grup music ini dengan kemampuannya meniup saxophone. 

“Alasan memilih genre rock karena sejalan dengan musik yang hits ketika kami masih aktif bermusik di masa lalu. Kami ingin membangkitkan memorabilia para penikmat musik rock,” ucap Andi Kurniawan. 

Ramaikan Blantika Musik

Kendati usianya baru seumur jagung, grup musik yang digawangi developer yang tergabung di REI Jateng ini  tetap optimistis mampu meramaikan blantika musik rock. Optimisme itu tidak berlebihan karena para personel Rock Estat Indonesia merupakan pemusik yang pernah meramaikan panggung rock di daerah. 

“Sebelum menjalankan kegiatan bisnis properti, dulunya kami adalah pemain band. Seperti Andi Kurniawan ini dulunya adalah keyboardis kondang di Semarang pada era 1990-an. Johan basis terkenal, dan Yudi (sapaan karib Setiyo Raharjo) juga adalah pemain band di masa 1980-an,” ujar Drajad. 

Delapan lagu rock lawas berhasil dibawakan secara apik oleh grup band dadakan ini. Mulai dari Kehidupan (Godbless), Bento (Iwan Fals), dua lagu dari band asal New Jersey, Bon Jovi, yakni Living on a Prayer, dan It’s My Life, serta Separuh Napas dari Dewa19. Pergilah Kasih yang dipopulerkan musisi kondang Tanah Air Chrisye juga dimainkan secara apik. Penampilan band anyar ini ditutup dengan lagu Madu Tiga (Triad) dan Jogja Istimewa (Ndarboy). 

Akhirnya, tak ada pesta yang tak usai. Pekatnya malam yang kian larut memaksa penonton untuk bubar karena harus mengikuti acara Musda XIV REI Jateng Tahun  2024 esok harinya. (Oki)