• 05 Jun, 2026

Realestat Indonesia ( REI ) melakukan kegiatan simbolik penanaman 1 juta pohon di Taman Kota Tegallega Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/12). Penanaman simbolik yang ke-17 kali tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan pengembang anggota REI agar terus terang ikut berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan hidup. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) REI tahun 2024 yang berlangsung di Kota Bandung, dari tanggal 4-5 Desember 2024.

Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto mengatakan kegiatan penanaman sejuta pohon oleh REI akan terus menerus dilakukan di berbagai event organisasi. Hal ini menjadi komitmen REI, sebagai bagian dari cara organisasi pengembang properti itu untuk menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat dan masa depan anak cucu.

“Program sejuta pohon ini adalah program yang terus berkelanjutan, di setiap event kami lakukan secara simbolik tetapi secara periodik penanaman pohon ini terus dilakukan, dimana setiap membangun 1 rumah maka akan ditanam 2 pohon,” ujarnya usai acara penanaman pohon.

Sebagai bentuk komitmen besar REI terhadap program lingkungan ini, saat ini sedang disiapkan kebun pembibitan di 5 titik seperti Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Utara.

“Di rakernas tahun ini kami juga akan melakukan pembagian 2.000 bibit kepada setiap DPD REI se-Indonesia,” ungkap Joko Suranto.

Lebih lanjut dijelaskan, REI memberikan perhatian yang besar terhadap perubahan iklim (climate change) yang semakin terasa saat ini. REI berharap upaya kecil ini dapat memberikan sumbangsih bagi umat manusia, menjaga kualitas air, dan bumi semakin lestari. Pohon juga menjaga estetika dan keteduhan bagi perumahan.

Berdayakan Anggota

Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Vegetasi dan Lanskap, Joko Santoso mendorong agar pembibitan pohon dapat dilakukan di semua lokasi perumahan yang dibangun anggota REI. Menurutnya, setiap perumahan nantinya cukup menyiapkan kavling tanah seluas 100 meter persegi untuk lahan pembibitan. Di atas lahan seluas itu, ungkapnya, dalam setiap tahun dapat dibudidayakan sebanyak 2.000 pohon. 

laput4ba.jpg

“Tidak perlu bangunan permanen, cukup ditanam di polybag , dalam waktu empat bulan biasanya pohon sudah mencapai tinggi 30 centimeter. Untuk bibitnya sudah disediakan dari berbagai jenis, sehingga teman pengembang di daerah yang sudah punya lahan bisa langsung memesan ke DPP REI,” jelas pengusaha yang memang hobi bercocok tanam tersebut.

Dia berharap, semua anggota REI dapat ikut memproduksi pembibitan pohon ini karena biayanya tidak mahal. Pohon yang dihasilkan, kata Joko Santoso, nantinya dapat dipakai untuk kebutuhan sendiri atau dibagi-bagi kepada masyarakat sekitar. 

“Juga bisa membantu pemerintah daerah untuk memenuhi bibit pohon penghijauan, jadi bisa untuk pendekatan dan lobi-lobi juga,” pungkasnya.

Rakernas REI 2024 mengusung tema “Sinergi REI Bersama Pemerintah untuk Mewujudkan Program 3 Juta Rumah “. Berlangsung di Trans Luxury Hotel Bandung, rakernas ini diikuti hampir 1.000 peserta anggota REI dari seluruh Indonesia.

Berbagai kegiatan diadakan dalam rangkaian acara rakernas diantaranya tournament golf, penanaman 1 juta pohon, welcome dinner , FIABCI Indonesia -REI Excellence Award, talkshow bertema “Strategi Pembangunan 3 Juta Rumah” serta ladies program . (Rinaldi)

 

 

Muhammad Rinaldi