• 25 May, 2026

Menteri Ekonomi Kreatif Kunjungi KEK ETKI Banten

Menteri Ekonomi Kreatif Kunjungi KEK ETKI Banten

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal juga dengan D-HUB SEZ (Special Economic Zone) di BSD City. 

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap keberadaan D-HUB SEZ yang tidak hanya berfokus pada teknologi digital, namun juga mengembangkan potensi besar industri ekonomi kreatif Indonesia. 

“Kami mengapresiasi kehadiran KEK ETKI Banten atau DHUB SEZ yang telah memasukkan sektor ekonomi kreatif dalam salah satu sektor unggulan yang ada dalam Kawasan Ekonomi Khusus ini. Hal itu sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo untuk meningkatkan lapangan pekerjaan berkualitas dengan mengembangkan industri kreatif, di mana Banten menjadi salah satu lokasi prioritas pengembangan sektor industri ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

Hingga saat ini terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif berkontribusi sekitar  9 persen dari total realisasi investasi nasional untuk 2025. Hal ini menunjukkan sumber daya manusia di Indonesia sudah siap dan mampu membentuk ekosistem ekonomi kreatif, sehingga membuat iklim investasi semakin menarik. 

Menurutnya, diperlukan penguatan aktivasi KEK ETKI Banten sehingga investasi bisa segera masuk ke daerah dan talenta ekraf bisa lebih produktif. 

Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja menjelaskan kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat inovasi yang mampu melahirkan karya-karya kreatif berdaya saing internasional. 

“Kami melihat industri kreatif di Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, salah satunya melalui keberhasilan film animasi Jumbo pada 2025 yang sukses menggaet jutaan penonton dan membuktikan bahwa talenta kreatif nasional mampu bersaing di tingkat global,” sebutnya. 

Pencapaian ini, ujar Michael Widjaja, menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri kreatif nasional dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan. 

Kontribusi Ekonomi

Dengan dukungan infrastruktur kelas dunia dan konektivitas bisnis global, D-HUB SEZ menawarkan akses terhadap teknologi, peningkatan kemampuan tenaga kerja kreatif Indonesia, dan jaringan global yang sangat dibutuhkan oleh industri kreatif untuk berkembang.

Menteri Ekonomi Kreatif dalam kunjungannya ke D-HUB SEZ mengunjungi Imajin, startup manufaktur yang menyediakan platform digital sebagai penghubung antara pelanggan dengan para pelaku manufaktur, terutama dari Industri Kecil Menengah (IKM). 

Imajin terletak di Biomedical Campus, BSD City dan memiliki Imajin Advanced Manufacturing Center (IAMC) yakni pusat inovasi manufaktur canggih di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan ide menjadi produk nyata, mendukung startup dan UMKM lokal, sehingga membantu mengurangi ketergantungan pada impor, khususnya di sektor produk massal. 

Sebagai hub manufaktur, Imajin telah bermitra dengan lebih dari 750 UMKM dan telah memperluas akses teknologi serta membuka peluang kerja melalui platform digitalnya.

Dengan luas area sekitar 59,68 hektare, D-HUB SEZ memberikan berbagai kemudahan investasi bagi investor lokal dan global untuk membangun usaha di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif. Kawasan ini juga menawarkan insentif fiskal termasuk tax holiday/tax allowance, pembebasan PPN, bea masuk, dan cukai; serta insentif non-fiskal meliputi perizinan dan birokrasi yang lebih sederhana, kemudahan imigrasi, hingga kelancaran lalu lintas barang dan tenaga kerja. (Rinaldi)

 

Muhammad Rinaldi