• 21 Jul, 2026

Kampanye Pariwisata Indonesia di WTM London 2025

Kampanye Pariwisata Indonesia di WTM London 2025

Kementerian Pariwisata resmi meluncurkan kampanye internasional bertajuk ‘Go Beyond Ordinary’ di ajang World Travel Market (WTM) London 2025 yang berlangsung dari 3-7 November 2025. WTM adalah salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan melalui Go Beyond Ordinary Pemerintah Indonesia ingin dunia melihat bahwa Indonesia bukan sekadar destinasi, tetapi juga sebuah tujuan perjalanan emosional tentang kekayaan rasa kuliner, masyarakat yang hangat dan alam yang damai dan tenang.

pariwisata2-4.jpeg
FOTO FOTO ISTIMEWA

“Kampanye ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Wonderful Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang autentik, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi,” ungkap Menteri Widiyanti di Paviliun Indonesia WTM London 2025, Rabu (5/11).

Inisiatif ini mempertegas arah baru promosi pariwisata Indonesia yang mengedepankan pengalaman bermakna, sejalan dengan tren global terhadap authentic dan purposeful travel experiences.

Menteri Pariwisata menyebutkan Go Beyond Ordinary menjadi bagian dari inisiatif nasional “Pariwisata Naik Kelas”, yang menempatkan kualitas dan keberlanjutan sebagai inti pengembangan industri. Pemerintah ingin pertumbuhan pariwisata tidak hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. 

Kampanye ini akan digaungkan di pasar utama Indonesia mencakup Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda melalui strategi digital storytelling, kolaborasi lintas industri, serta promosi terpadu di berbagai platform.

Tiga pilar utama yang menjadi kekuatan narasi Indonesia dalam kampanye ini adalah gastronomy, wellness, dan marine tourism sebagai tiga elemen yang mencerminkan harmoni budaya, alam, dan kreativitas bangsa.

Deputi bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini menuturkan pilar-pilar tersebut memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi berkarakter, berdaya saing global, dan berakar pada nilai-nilai lokal. 

“Keindahan bahari kita bukan hanya tentang laut dan pantai, tetapi tentang kehidupan yang selaras dengan alam. Begitu pula gastronomy dan wellness, semuanya lahir dari filosofi keseimbangan dan penghormatan terhadap budaya,” ujarnya.

Peluncuran Go Beyond Ordinary dimeriahkan pertunjukan budaya, demo kuliner, serta sesi business matching antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan mitra global di Paviliun Indonesia.

Partisipasi Indonesia di WTM London 2025 didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dan 46 exhibitor yang menampilkan ragam potensi pariwisata dari seluruh nusantara. 

Kementerian Pariwisata sebelumnya juga telah meluncurkan berbagai inisiatif tematik di bawah payung Wonderful Indonesia. Di antaranya Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) yang memperkenalkan diplomasi kuliner sebagai jembatan budaya dan Wonderful Indonesia Wellness (WIW) yang menyoroti kekayaan tradisi penyembuhan serta filosofi hidup seimbang di Solo dan Yogyakarta.

Selain menghadiri World Travel Market 2025, Menteri Pariwisata juga menuntaskan sejumlah agenda kerja termasuk peluncuran taksi hitam khas London yang berbalut kampanye Wonderful Indonesia: Go Beyond Ordinary. 

Sebanyak 17 taksi berbalut stiker Go Beyond Ordinary akan meluncur di jalanan Kota London selama delapan minggu ke depan.

pariwisata1-9.jpeg

Partisipasi Pelaku Usaha

Paviliun Wonderful Indonesia di WTM 2025 mengusung tema Go Beyond Ordinar merefleksikan semangat inovasi dan keunikan pariwisata Indonesia yang melampaui kebiasaan. Menempati area seluas 246,5 meter persegi di Booth N9-220, paviliun ini dirancang dengan konsep visual modern, ramah lingkungan, serta berkarakter kuat.

Paviliun Indonesia menampilkan 46 pelaku industri pariwisata nasional, termasuk hotel, agen perjalanan, dan destination management company (DMC). Partisipasi tersebut merupakan bentuk nyata dari strategi collaborative marketing antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata nasional. 

Melalui ajang ini, Kementerian Pariwisata menargetkan sejumlah capaian utama antara lain memperkuat eksistensi Indonesia di kancah internasional, menemukan potential buyers baru, memperbarui informasi promosi destinasi, serta meningkatkan transaksi penjualan paket wisata dengan potensi nilai lebih dari Rp7 triliun selama penyelenggaraan WTM London 2025.

Salah satu organisasi pelaku usaha properti dan pariwisata yang konsisten ikutserta dalam WTM London adalah Realestat Indonesia (REI). Kehadiran asosiasi pengembang properti tertua dan terbesar di Indonesia tersebut dalam ajang pariwisata terbesar di dunia diwakili Bidang Pariwisata DPP REI.

wtm1.jpg

Wakil Sekretaris Jenderal DPP REI bidang Pariwisata, Rita N. Roosly bahkan turut hadir di sana mempromosikan akomodasi terutama homestay di desa-desa wisata, serta membagikan goody bag berisi souvenir, brosur dari Sinarmasland dan makanan khas Nusantara termasuk rendang Padang.

“Rendang ini diproduksi dan dikemas UMKM Indonesia, dan tadi banyak dicicipi oleh para tamu di Paviliun Indonesia,” ujarnya.

Tidak hanya hadir di WTM London, tim Indonesia mengakhiri misi promosi Wonderful Indonesia dengan melaksanakan roadshow ke sejumlah kota dan desa di Inggris seperti Bath City Centre dan Fairifield Countryside.

Menurut Rita, kegiatan roadshow cukup menarik, karena di setiap lokasi roadshow tim misi promosi Wonderful Indonesia dan Go beyond Ordinary dapat menyampaikan kampanye pariwisata Indonesia kepada pengunjung dan diharapkan mereka tertarik berkunjung ke Indonesia.

“Insha Allah tahun depan kami akan terus melanjutkan misi ini dengan jangkauan audience yang lebih luas,” pungkasnya. (Rinaldi)

Muhammad Rinaldi