Kondisi perekonomian daerah menjadi salah satu kendala sekaligus tantangan yang dihadapi anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Bangka Belitung. Fluktuasi harga komoditas di pasar global masih menjadi hambatan terhadap pertumbuhan daya beli masyarakat.
Muara dari permasalahan daya beli masyarakat tentunya berimbas terhadap daya saing sektor industri properti di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
“Kita lihat akhir-akhir ini harga timah terus berfluktuasi. Sempat turun, terus kembali naik atau menguat. Kita berharap dengan upaya transformasi maka perekonomian Babel akan lebih baik,” kata Wakil Ketua Umum bidang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Dewan Pengurus Pusat REI, Thomas Jusman, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII REI Babel Tahun 2024, di Kabupaten Bangka Tengah, Rabu, 28 Agustus 2024.
Provinsi Kepulauan Babel adalah basis area tambang timah yang izin usaha pertambangannya dimiliki oleh PT Timah Tbk, anggota Mining Industry Indonesia (MIND ID). Ini adalah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia. Selain PT TimahTbk, MIND ID beranggotakan PT AntamTbk, PT Bukit AsamTbk, PT Freeport Indonesia dan PT Inalum.
Selain Provinsi Kepulauan Babel, perusahaan yang berdomisili di Kota Pangkalpinang ini juga beroperasi di Provinsi Riau, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Banten.
Lebih lanjut Thomas menjelaskan, realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Kepulauan Babel sepanjang tahun 2023 mencapai Rp265,44 miliar untuk 2.302 unit rumah. Rumah layak huni itu dibangun 105 pengembang di 161 lokasi perumahan. Adapun data BP Tapera per 23 Agustus 2024, realisasi FLPP di Babel sebanyak1.188 unit rumah senilai Rp146,46 miliar yang dikembangkan oleh 88 perusahaan pada 128 lokasi perumahan.
“Kokohnya ekonomi di suatu daerah bisa dilihat dari perkembangan sektor properti di daerah tersebut. Kalau demand tidak cukup kuat, tentunya itu adalah imbas dari minimnya daya beli masyarakat,” kata Thomas. Dia mengutarakan, Provinsi Kepulauan Babel memiliki beragam potensi ekonomi berbasis sumber daya alam dan sektor pariwisata. Sebanyak 80% wilayah Provinsi Kepulauan Babel adalah lautan dan 20% sisanya merupakan daratan.
“Panjang garis pantai di Babel mencapai 450 kilometer dengan karang-karang besar yang tersebar di sepanjang pantai tersebut. Selain itu, gugusan pulau juga menjadi daya tarik bagi wisatawan domestic maupun wisatawan asing,” ujarnya.
Selain itu, penduduk di Provinsi KepulauanBabel berasal dari beragam suku dengan duaetnik terbesar yaitu Melayu dan Tionghoa.“Hubungan yang harmonis di antara keduaetnik ini menjadi kearifan lokal bagi ProvinsiKepulauan Babel,” sebut Thomas Jusman.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Babel mencatat ekonomi daerah itusepanjang semester I-2024 hanya tumbuhsebesar 1,02 persen. Angka itu melambadibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (quarter to quarter/qtq) yakni sebesar 4,78%.
Sesuai data BPS, ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung triwulan II-2024 terhadap triwulan II-2023 (year on year/yoy) tumbuh sebesar 1,03 persen, tetapi melambadibandingkan capaian triwulan II-2023 yang tumbuh sebesar 5,13 persen.
Calon Tunggal Musda VII REI Babel Tahun 2024 hanya diikuti oleh satu orang kandidat calon ketua yakni Gunadi. Ketua REI Babel terpilih itu saat ini menangani sejumlah proyek perumahan di bawah bendera PT Mitra Anugrah Perdana (MAP).
Proyek yang dikembangkannya antara lain Perumahan The Greenland City, Kota Pangkalpinang. Selain proyek perumahan, MAP juga memiliki serta mengoperasikan sejumlah hotel dengan brand Soll Marina Group.
Gunadi mengatakan, dirinya akan melanjutkan estafet dari kepengurusan sebelumnya. “Kami menargetkan sejumlah program kerja guna meningkatkan dan membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan juga stake-holder untuk pembangunan berkelanjutan.
Hal ini untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan perekonomian daerah,” tutur Gunadi. Partisipasi aktif di panggung nasional juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengembang anggota REI Babel.
“Dengan ikut serta dalam asosiasi properti terbesar skala nasional diharapkan dapat meningkatkan skala usaha anggota REI Babel hingga ke level nasional. Kami optimistis karena jejaring bisnis REI yang sudah tersebar secara nasional hingga global,” ujarnya.
Lebih lanjut Thomas Jusman mengimbau pengurus REI Babel yang baru dilantik untuk merawat REI dengan filosofi SEHATI (Sinergi, Eksistensi, Harmonisasi, Anggota, Transformasi dan Insan). Dia meminta agar pengurus REI Babel masa bakti 2024-2027 dapat meningkatkan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Selain itu, dia mendorong kepengurusan yang baru dikukuhkan juga berupaya menambah jumlah anggota agar organisasi REI Babel semakin solid.
Kompetensi anggota REI Babel juga harus terus diperkuat. “Transformasi ekonomi daerah terus ditingkatkan, salah satunya dengan memperkuat sektor industri properti,” tutupnya. (Oki Baren)