• 21 Apr, 2026

BP Tapera memberikan apresiasi kepada 16 pengembang terbaik yang disaksikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Kamis (17/4) di Menara Mandiri Jakarta. 

BP Tapera atas rekomendasi Bank Penyalur dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tapera merumuskan pengembang perumahan subsidi terbaik berdasarkan tiga kategori. Kategori tersebut meliputi pengembang terbaik dengan realisasi sd 500 unit, kategori kedua pengembang terbaik dengan realisasi dari 500 unit sd 1.500 unit dan kategori terbaik tiga dengan realisasi lebih besar dari 1.500 unit rumah.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan pemilihan 16 pengembang terbaik merupakan hasil penilaian yang dilakukan berdasarkan bobot hasil penilaian dari keterhunian, ketepatan sasaran, kualitas bangunan penilaian review, kualitas kredit, penilaian PSU dan hasil penilaian fasum.

“Dari tujuh penilaian ini, kami membobotkan untuk masing-masing kategori sehingga muncul 16 pengembang terbaik ini. Semoga pengembang terbaik ini bias menjadi pemicu semangat bagi para pengembang lainnya untuk berkarya lebih baik lagi ke depannya,” ujar Komisioner Heru.

BP Tapera memberikan penghargaan kepada 6 pengembang terbaik untuk  kategori realisasi sd 500 unit. Penghargaan diberikan kepada Abadi Mukti Kirana pengembang Perumahan Kota Baru Arjasari di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diikuti PT Royal Persada Property, Perumahan Pondok Sejahtera di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sedangkan posisi ketiga diraih PT Tiga Maha Rewa untuk Perumahan Bumi Hartacu di Goa, Sulawesi Selatan.

Sedangkan posisi keempat diterima PT Pandawa Lima Sukses Sejahtera untuk Perumahan Griya Kencana Sejahtera di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Selanjutnya peringkat kelima diraih oleh pengembang Bintang Ciremai Abadi untuk perumahan Cigalumpit Regency Cianjur Jawa Barat, serta posisi keenam diraih pengembang PT Delta Mitra Sejahtera untuk perumahan Cikande Business Residence di Kabupaten Serang Banten.

Untuk kategori dengan realisasi 500 sd 1.500 unit rumah diberikan kepada 5 Pengembang terbaik.  Posisi pertama diraih pengembang PT Indah Cemani Raya untuk Perumahan Griya Sutera Balaraja di Kabupaten Tangerang Banten. Posisi kedua diterima pengembang PT LAN Sena Jaya untuk perumahan Benteng Mutiara Mas di Purwakarta Jawa Barat. Posisi ketiga PT Mandiri Pratama Putra untuk Perumahan Bumi Findaria Mas di Maros Sulawesi Selatan. 

Posisi keempat pengembang terbaik diberikan kepada Agfe Jaya Propertindo untuk Perumahan A99 Corp Land di Kendari Sulawesi Tenggara, serta posisi kelima diberikan kepada Hasanah Hanifah Properti untuk Perumahan Griya Hasanah Kalijaya di Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Sedangkan untuk kategori ketiga dengan realisasi lebih besar dari 1.500 unit rumah diberikan BP Tapera kepada lima pengembang terbaik. Pengembang Bangun Famili Sejahtera untuk Perumahan Griya Familiy di Bekasi Jawa Barat meraih posisi pertama. Dilanjutkan di posisi kedua Shifa Isthin Neisya untuk Perumahan Bumi Royal Izthin Shifa di Kendari Sulawesi Tenggara. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh Pengembang Karya Mandiri Propertindo Utama untuk Perumahan Dwi Kencana Utama di Palembang Sumatera Selatan. 

Sementara itu posisi keempat diraih oleh Pengembang Bestow Harapan Indah untuk Perumahan Bumi Citra Indah Tahap 3 di Kab. Bandung Jawa Barat. Dan posisi kelima diraih Pesona Kahuripan Group untuk Perumahan Pesona Kahuripan 10 di Bogor Jawa Barat.

Komitmen Penuh

Selama enam tahun beroperasi, BP Tapera berkomitmen penuh untuk mendukung terwujudnya program 3 juta rumah. Hingga 16 April 2025 tercatat BP Tapera telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 66.029 unit rumah subsidi senilai Rp8,16 triliun.

Komisioner Heru berharap dengan adanya apresiasi ini diharapkan semakin mendorong para pengembang untuk selalu menjaga kualiltas bangun dengan struktur yang kuat, material berkualitas dengan desain yang sesuai kebutuhan. (Rinaldi)

 

Muhammad Rinaldi